Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pelajaran

Tausiyah Mengenai Pacaran dalam Islam

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh. Alhamdulillahirabbil’alamin wabihi nasta’inu ‘ala ummuriddun ya waddin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du. Untuk yang pertama, marilah kita bersama panjatkan puji serta syukur kehadirat sang Khaliq Illahi Rabbi yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul dalam majlis yang insya Allah dimuliakan oleh Allah swt. Shalawat serta salam, semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada junjunan alam, sang pembawa kebenaran, sang pencerah, pembebas umat manusia dari kejahiliyahan, habibana wa nabiyyana Muhammad saw, kepada keluarganya, kepada sahabat-sahabatnya, kepada tabi’in dan tabi’atnya serta kepada kita selaku umatnya sampai akhir zaman kelak. Terima kasih juga saya ucapkan kepada bapak Supriatna yang telah hadir selaku guru mata pelajaran PAI juga terima kasih atas waktu dan tempatnya. Perkenalkan, Ismi Latifah Nurrahmah Juhara, dari kelas XI IPA 4, pada kesempatan kali ini saya akan membaha...

Tadabur Alam IRM-MU SMAN 1 Banjar

Tadabur alam , yaitu mengamati, mempelajari tabiat dan memaknai tanda-tanda yang diberikan alam sebagai rahmat Allah. Pada tanggal 15 April 2012 IRM Manbaul Ulum SMAN 1 Banjar mengadakan kegiatan Tadabur Alam, dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota IRM-MU, mensyukuri Alam, memanfaatkan dan menjaga Alam yang Allah amanatkan kepada umat manusia. Kegiatan ini dilaksanakan di Situ Leutik, Cibeureum, Kota Banjar. Tepatnya dengan pemberangkatan dari Kampus SMAN 1 Banjar pukul 08.00 sampai pukul 15.00 di Situ Leutik. Kegiatannya terdiri dari games, kuis, ngaliwet, dan foto-foto.

Hujan itu apa sih? Bagaimana hujan turun?

Hujan itu apa sih? Kenapa ada hujan? Pas aku pulang dari Banjar mau ke Banjarsari, di perjalanan hujan deras, waktu di jalan sekitar sawah, kan jelas banget tuh turunnya hujan. Bayangkan, setetes demi tetes air jatuh dari langit, mulanya kecil lama-lama jadi gede. Aaaaah! stres aku mikirin yang beginian! Subhanaalh, Allah tuh emang bener-bener hebat! Nah, ini yang jadi latar belakang aku mosting postingan ini, aku jadi tertarik buat nyari tahu tentang hujan. Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti salju, batu es dan slit. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi. Di Bumi, hujan adalah proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan. Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau pe...

Petir itu apaan sih?

Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di mana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut Guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya. Petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti yang sudah diketahui kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif. Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus me...

Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.

Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya? Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi. KEINDAHAN YANG TERLIHAT SELAMA SETENGAH DETIK Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat menyalakan sebuah bola lampu 100 watt sel...

Iman Kunci Masuk Surga

Alhamdulillah, kini pembahasan hadits Shahih Bukhari memasuki hadits ke-22. Hadits yang akan kita bahas ini masih termasuk dalam kitab Al-Iman, kitab kedua dalam Shahih Bukhari setelah kitab Bad’il Wahyi. Imam Bukhari memberikan judul bab hadits ke-22 ini باب تَفَاضُلِ أَهْلِ الإِيمَانِ فِى الأَعْمَالِ (Tingkatan orang-orang beriman dalam beramal). Untuk memudahkan pembaca, karena isi hadits ini menceritakan orang beriman yang dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke surga meskipun imannya sangat kecil, kita berikan judul “Iman Kunci Masuk Surga.” Berikut ini matan (redaksi) hadits Shahih Bukhari ke-22: عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ ، وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ ، ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى أَخْرِجُوا مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ إِيمَانٍ . فَيُخْرَجُونَ مِنْهَا قَدِ اسْوَدُّوا فَيُلْقَوْنَ فِى نَهَرِ الْحَيَا – أَوِ الْحَيَاةِ ، شَكَّ ...

Bisnis Dunia dan Akhirat

Marilah kita berhitung seberapa besar persentase amalan yang telah kita lakukan untuk dunia dan berapa persen yang telah kita lakukan untuk akhirat. Berapa persentase uang yang telah anda belanjakan untuk kepentingan Duniawi dan berapa yang untuk Akhirat . Berapa persentase banyaknya Ilmu yang telah anda pelajari untuk kepentingan dunia dan berapa yang untuk akhirat . Berapa persentase harta dan waktu yang telah anda gunakan untuk  mendapatkan Ilmu Dunia dan berapa yang untuk Mengaji Ilmu Agama ?. Pasti persentase urusan Dunia jauh lebih besar dari yang untuk Akhirat. Tetapi berapa banyak yang telah anda dapatkan dari dunia? Ternyata hanya sedikit. QS. Asy Syuraa: 20 Barang siapa yang menghendaki Keuntungan di akhirat akan Kami tambah Keuntungan itu baginya (di dunia) dan barang siapa yang menghendaki Keuntungan di dunia, Kami berikan kepadanya sebagian dari Keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat . Berapa lama anda telah hidup di duni...

Malu adalah Sebagian dari Iman

Alhamdulillah, pembahasan Hadits Shahih Bukhari kali ini memasuki hadits yang ke-24, biidznillah. Hadits ini masih berada di bawah Kitab Al-Iman (كتاب الإيمان). Sebagaimana judul yang bab yang diberikan oleh Imam Bukhari pada hadits ini ” باب الْحَيَاءُ مِنَ الإِيمَانِ ” pembahasan hadits ini juga diberikan judul yang sama dalam bahasa Indonesianya, yaitu “Malu adalah Sebagian dari Iman” Berikut ini matan (redaksi) hadits Shahih Bukhari ke-24: عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنَ الأَنْصَارِ وَهُوَ يَعِظُ أَخَاهُ فِى الْحَيَاءِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الإِيمَانِ Dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya, ia berkata, “Rasulullah SAW lewat di hadapan seorang Ansar yang sedang mencela saudaranya karena saudaranya pemalu. Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘Biarkan dia! Sesungguhnya malu itu sebagian dari iman.’” Penjelasan Hadits Ayah dari Salim y...

Memerangi Manusia Hingga Bersyahadat, Shalat dan Zakat

Terorisme masih saja menghangat hingga kini. Terkadang, aksi terorime diakibatkan oleh pemahaman yang keliru terhadap hadits yang akan kita bahas sekarang ini, insya Allah. Yaitu hadits ke-25 dalam Shahih Bukhari. Hadits ini masih berada di bawah Kitab Al-Iman (كتاب الإيمان).Pembahasan hadits ke-25 ini diberi judul “Memerangi Manusia Hingga Bersyahadat, Shalat dan Zakat”. Kami berharap pembaca tidak hanya membaca judulnya karena dikhawatirkan terjadi misinterpretasi terhadap hadits ini. Sebaliknya, kami merekomendasikan pembaca membaca keseluruhan penjelasan hadits di bawah ini.Berikut ini matan (redaksi) hadits Shahih Bukhari ke-25:عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ ، وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّى دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ ، وَحِسَابُهُ...

MASYARAKAT MADANI

Istilah masyarakat madani dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah civil society pertama kali dikemukan oleh Cicero dalam filsafat politiknya dengan istilah societies civilis yang identik dengan negara. Dalam perkembangannya istilah civil society dipahami sebagai organisasi-organisasi masyarakat yang terutama bercirikan kesukarelaan dan kemandirian yang tinggi berhadapan dengan negara serta keterikatan dengan nilai-nilai atau norma hukum yang dipatuhi masyarakat. Bangsa Indonesia berusaha untuk mencari bentuk masyarakat madani yang pada dasarnya adalah masyarakat sipil yang demokrasi dan agamis/religius. Dalam kaitannya pembentukan masyarakat madani di Indonesia, maka warga negara Indonesia perlu dikembangkan untuk menjadi warga negara yang cerdas, demokratis, dan religius dengan bercirikan imtak, kritis argumentatif, dan kreatif, berfikir dan berperasaan secara jernih sesuai dengan aturan, menerima semangat Bhineka Tunggal Ika, berorganisasi secara sadar dan bertanggu...